Rezeki Dan Nikmat Terbesar Manusia

oase-nikmat-dan-rezeki-bukan-u-memuliakan-manusia

Berlombalah mendapatkan ampunan.

  • Apa pesan pertama dari Surah Al Hadid ayat 21 di bawah ini? Ya… berlomba-lombalah dari mendapatkan ampunan Allah. Caranya dengan berlomba-lomba melakukan taubat. Karena lewat taubatlah ampunan Allah didapatkan. Taubat bukan sekedar ucapan istighfar sesaat dari mulut. Tapi istighfar itu betul-betul keluar dari dalam hati dibuktikan dengan perbuatan yang tidak lagi melakukan kesalahan / dosa / maksiat yang sama.
  • Kalau kita mendapatkan ampunan Allah terus kenapa? Tahu kan kalau salah satu penghalang rezeki yang paling utama adalah dosa. Dengan bertaubat kita berharap Allah akan membuka tabir penghalang rezeki kita dan memberi kita rezeki dunia dan nikmat paling besar, paling utama yaitu SURGA…

    Inilah rezeki dan nikmat terbesar manusia..

    • Apa itu? Surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Maksudnya apabila bumi dan langit dipersatukan maka luasnya itu akan menyamai luas surga.
    • Jadi bagi mereka yang sudah merasakan surga dunia karena rezekinya yang banyak dan melimpah, itu belum seberapa jika dibandingan dengan surga beneran di akhirat nanti.
    • Itu sebabnya ayat ini menyuruh kita untuk berlomba-lomba meraih surga yang luasnya menyamai bumi dan langit bila disatukan. Bayangkan, belum semuanya tempat di bumi bisa kita datangi saking luasnya, jangan tanya soal langit yang seolah menjadi misteri seperti apa luasnya.

    Bagaimana caranya meraih surga?

    • Siapa yang masuk surga??? Surga disediakan bagi orang-orang yang beriman pada Allah dan RasulNya. Jadi syarat mutlak bagi para penghuni surga adalah KEIMANAN.
    • Dalam Surah Al Imran ayat 133 -134, Allah berfirman
    • Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk-untuk orang yang BERTAKWA. Yaitu orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan 
      • Mereka yang memiliki keimanan sudah pasti ORANG YANG BERIMAN. Lalu siapa orang yang beriman itu?
        1. (a). Memiliki rasa takut dalam hatinya, (b). bertambah imannya saat Quran dibacakan, (c) tawakkal pada Allah . “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka. dan apabila dibacakan ayat-ayatNya maka bertambahlah iman mereka (karenanya) dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal “ (Q.S. Al Anfal : 2).
        2. Mereka yang mendirikan shalat dan suka sedekah. “(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan pada mereka“(Q.S. Al Anfal :3)
        3. Mereka akhirnya akan ditinggikan derajatnya, mendapatkan ampunan dan rezeki yang mulia. “Itulah orang-orang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia”. (Q.S. Al Anfal : 4)
    • Syarat terakhir adalah jika dikehendaki oleh Allah. Jadi hanya orang-orang yang dikehendaki Allah yang bisa masuk dalam surganya yang luas itu.

Komentari Artikel Ini:

Terpopuler :

Terbaru :

Backto Top